Perjalanan Ke 7 Murid Yang berguru



Pada suatu hari di sawah terdapat Angin Yang Begitu nyaman
Dan membuat orang ingin tidur apabila terkena angin tersebut

disitu muncullah bapak yang Pulang setelah mengajar dan langsung pergi ke gubuk Untuk beristirahat sebentar, karena guru tersebut menyerahkan sisa pekerjaannya Untuk di kerjakan murid muridnya

Disaat sang guru mulai terlelap untuk tidur tiba tiba ia terpikir, 

Bapak : bagaimana jika Ternyata muridku Malah membuat Onar dan Malah merusak tanaman padiku

Lalu Bapak Tersebut Kembali untuk mengecek Apakah mereka Melakukan Pekerjaan dengan benar

Bapak : Nak Bagaimana Pekerjaan mu ? Apakah        berjalan dengan lancar ?

Murid 1 : Alhamdulillah Lancar Pak, separuh pekerjaan saya sudah hampir selesai

Bapak : Bagus Lah Kalau seperti itu

Lalu si bapak pun mulai bertanya ke pada Murid ke 2 dengan pertanyaan yang sama

Bapak : Nak bagaimana pekerjaan mu ? Apakah berjalan dengan lancar ?

Murid 2 : Ini sudah Hampir selesai pak, apabila saya ada Hal Yang tidak saya ketahui saya akan Langsung bertanya ke bapak

Dan si bapak Terus menanyakan Pertanyaan yang sama kepada murid ke 3 dan seterusnya

Di saat malam hari, bapak pun berbicara ke pada Ke 7 muridnya

Bapak : Wahai murid murid ku Yang ku cintai
Sepertinya bapak Sebentar lagi akan meninggalkan kalian

Lalu ke 7 murid itu pun serentak Berkata

Murid : Ada apa Pak ? Mengapa bapak berbicara seperti itu ?

Bapak : Jadi begini nak, karena bapak biasanya Selalu Bekerja Dan tidak pernah beristirahat sehingga bapak sakit dan Kata dokter bapak terkena penyakit Kanker

Murid 1 : Lalu Bagaimana pak dengan pekerjaan ini ? Apabila bapak meninggal maka tidak ada yang mengatur Maupun Memberikan bantuan kepada kami bertujuh

Bapak : jadi begini nak, bapak akan melihat hasil kerja kalian, jadi barangsiapa Yang Bisa menghasilkan Padi dengan kutalitas terbaik maka Bapak akan menyerahkan tanah Ini kepada sang Pemenang tersebut

Lalu Murid 3 pun berpikir didalam hati
'' Alangkah Baiknya jika Aku Yang mendapatkan Tanah ini, akan aku jual tanah ini, lalu aku akan menjadi yang paling kaya ! ''
Murid ke 3 pun Sudah dipenuhi rasa Serakah
Namun berbeda dengan Ke 6 murid lainnya

Tetapi setelah Saatnya Panen, Murid ke 3 nya lah Yang Mendapatkan hasil yang paling baik
Tetapi si bapak Langsung memarahi sang Murid ke 3 dan menjebloskannya ke penjara dan ke 6 murid lainnya pun terheran kenapa pak ?

Bapak : tidakkah kalian mengetahui jika sang murid ke 3 membuat padi padi kalian menjadi layu dengan Menyemprotkan Zat Kimia ke dalam tanah ? 

Dan murid ke 3 tersebut Mendapatkan zat kimia tersebut dengan mancuri
Maka kepada kalian wahai ke 6 muridku
Aku akan memberikan tanah ini kepada kalian ber enam

Ke 6 murid pun Berkata dengan serentak 
Murid : Alhamdulillah, Terima kasih bapak, Telah mempercayai kami ber enam untuk mendapatkan tanah ini

Lalu bapak pun Berkata

Bapak : jangan lah kalian Serakah Dan melakukan hal licik untuk mendapatkan sesuatu sampai mencuri
karena Karma itu berlaku dan tuhan tidak pernah tidur
Dan ada hal yang perlu kalian ketahui Waktu bapak tinggal besok, hidup lah kalian dengan bahagia bersama istri kalian dengan membangun rumah di tanah ini

Setelah Bapak meninggal, mereka Melakukan amanah yang dikatakan oleh si bapak dan hidup bahagia, berbeda dengan murid ke 3 yang hidup sengsara di jeruji besi dan menyesal seumur hidup

                                          Tamat



Tugas Yang di berikan oleh bu lina yaitu membuat cerpen

Komentar

  1. Bagus,saya mendapatkan banyak makna dari cerpen ini

    BalasHapus
  2. Oh iya dong, karena Kalau kita membaca nya dengan benar, maka kita akan mendapatkan banyak sekali makna Yang ada di dalam cerpen ini, makanya Budayakan lah Sikap Membaca, agar Kita bisa Menggali ilmu sedalam dalam nya dan mendapatkan amanat Yang terdapat di dalam Cerpen ini

    BalasHapus

Posting Komentar